kisi kisi ujian sekolah kelas 6 2025
Kisi-Kisi Ujian Sekolah Kelas 6 Tahun 2025: Panduan Lengkap untuk Persiapan Optimal
I. Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia pada Ujian Sekolah Kelas 6 tahun 2025 akan menguji pemahaman siswa dalam berbagai aspek kebahasaan dan kesastraan. Kisi-kisi ini mencakup keterampilan membaca, menulis, menyimak, dan berbicara.
A. Membaca
-
Memahami Isi Teks:
- Teks Narasi: Mengidentifikasi tokoh, latar, alur, konflik, dan amanat dalam cerita fiksi (cerpen, dongeng, legenda, fabel). Siswa diharapkan mampu menarik kesimpulan tentang karakter tokoh dan pesan moral yang terkandung dalam cerita. Contoh soal: Diberikan sebuah cerpen, siswa diminta untuk menentukan tokoh utama dan pesan moral yang disampaikan.
- Teks Deskripsi: Menemukan informasi rinci tentang objek, tempat, atau orang yang dideskripsikan. Fokus pada penggunaan panca indera dalam penggambaran. Contoh soal: Diberikan teks deskripsi tentang sebuah pantai, siswa diminta untuk menyebutkan ciri-ciri fisik pantai tersebut.
- Teks Eksposisi: Mengidentifikasi gagasan utama, gagasan pendukung, dan fakta-fakta yang disajikan. Siswa harus mampu membedakan antara fakta dan opini. Contoh soal: Diberikan teks eksposisi tentang manfaat olahraga, siswa diminta untuk menyebutkan gagasan utama dan beberapa fakta pendukung.
- Teks Prosedur: Memahami langkah-langkah atau tahapan dalam melakukan suatu kegiatan. Siswa diharapkan mampu mengurutkan langkah-langkah dengan benar. Contoh soal: Diberikan teks prosedur tentang cara membuat layang-layang, siswa diminta untuk mengurutkan langkah-langkah pembuatan dengan benar.
- Teks Persuasi: Mengidentifikasi tujuan penulis, argumen yang digunakan, dan ajakan yang disampaikan. Siswa harus mampu menganalisis efektivitas persuasi dalam teks. Contoh soal: Diberikan teks persuasi tentang pentingnya membaca buku, siswa diminta untuk mengidentifikasi tujuan penulis dan argumen yang digunakan.
-
Memahami Unsur Kebahasaan:
- Arti Kata: Menentukan makna kata sulit atau kata yang digunakan dalam konteks tertentu. Siswa harus mampu menggunakan kamus atau konteks kalimat untuk memahami makna kata. Contoh soal: Diberikan sebuah kalimat dengan kata yang digarisbawahi, siswa diminta untuk menentukan makna kata tersebut.
- Sinonim dan Antonim: Menentukan persamaan dan perbedaan makna kata. Contoh soal: Diberikan sebuah kata, siswa diminta untuk mencari sinonim atau antonimnya.
- Kalimat Efektif: Mengidentifikasi kalimat yang efektif dan tidak efektif. Siswa harus memahami unsur-unsur kalimat efektif, seperti kesepadanan struktur, kehematan kata, dan kelogisan makna. Contoh soal: Diberikan beberapa kalimat, siswa diminta untuk memilih kalimat yang efektif.
- Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik: Memahami unsur-unsur intrinsik (tema, alur, tokoh, latar, amanat) dan ekstrinsik (latar belakang penulis, nilai-nilai sosial budaya) dalam karya sastra. Contoh soal: Diberikan sebuah cerpen, siswa diminta untuk menentukan tema atau latar belakang cerita.
B. Menulis
-
Menulis Karangan:
- Narasi: Menulis cerita fiksi berdasarkan pengalaman pribadi atau imajinasi. Siswa harus mampu mengembangkan alur, menciptakan tokoh yang menarik, dan menggunakan bahasa yang kreatif. Contoh soal: Tuliskan sebuah cerita tentang pengalaman liburanmu yang paling berkesan.
- Deskripsi: Menulis deskripsi tentang objek, tempat, atau orang dengan menggunakan bahasa yang jelas dan rinci. Siswa harus mampu menggunakan panca indera untuk menggambarkan objek yang dideskripsikan. Contoh soal: Tuliskan deskripsi tentang kamarmu sendiri.
- Eksposisi: Menulis karangan yang berisi penjelasan atau informasi tentang suatu topik. Siswa harus mampu menyajikan fakta-fakta secara sistematis dan logis. Contoh soal: Tuliskan karangan tentang manfaat belajar kelompok.
- Prosedur: Menulis teks prosedur tentang cara melakukan suatu kegiatan. Siswa harus mampu menyajikan langkah-langkah secara jelas dan urut. Contoh soal: Tuliskan teks prosedur tentang cara membuat nasi goreng.
- Persuasi: Menulis karangan yang berisi ajakan atau imbauan untuk melakukan sesuatu. Siswa harus mampu menggunakan argumen yang kuat dan bahasa yang persuasif. Contoh soal: Tuliskan karangan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
-
Menulis Surat:
- Surat Pribadi: Menulis surat kepada teman, keluarga, atau kerabat dengan menggunakan bahasa yang santun dan sesuai dengan kaidah penulisan surat pribadi. Contoh soal: Tuliskan surat kepada temanmu yang sedang sakit.
- Surat Resmi: Menulis surat kepada instansi atau lembaga dengan menggunakan bahasa yang formal dan sesuai dengan kaidah penulisan surat resmi. Contoh soal: Tuliskan surat permohonan izin mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
C. Menyimak
- Memahami Isi Informasi:
- Berita: Mengidentifikasi unsur-unsur berita (5W+1H) dan merangkum informasi penting. Contoh soal: Mendengarkan rekaman berita, siswa diminta untuk menyebutkan unsur-unsur berita.
- Pengumuman: Mengidentifikasi informasi penting dalam pengumuman, seperti tujuan, waktu, tempat, dan persyaratan. Contoh soal: Mendengarkan rekaman pengumuman, siswa diminta untuk menyebutkan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan.
- Cerita: Memahami alur, tokoh, latar, dan pesan moral dalam cerita yang didengarkan. Contoh soal: Mendengarkan rekaman cerita, siswa diminta untuk menentukan tokoh utama dan pesan moral yang disampaikan.
D. Berbicara
- Menyampaikan Pendapat: Menyampaikan pendapat tentang suatu isu atau topik dengan bahasa yang jelas, logis, dan santun. Siswa harus mampu memberikan argumen yang mendukung pendapatnya. Contoh soal: Menyampaikan pendapat tentang pentingnya menjaga lingkungan sekolah.
- Berpidato: Menyampaikan pidato singkat tentang suatu topik dengan bahasa yang menarik dan persuasif. Siswa harus mampu menggunakan intonasi dan gestur yang tepat. Contoh soal: Menyampaikan pidato tentang pentingnya membaca buku.
- Menceritakan: Menceritakan kembali cerita yang pernah dibaca atau didengar dengan bahasa yang menarik dan kreatif. Siswa harus mampu menghidupkan tokoh dan suasana cerita. Contoh soal: Menceritakan kembali cerita rakyat yang pernah dibaca.
II. Matematika
Matematika pada Ujian Sekolah Kelas 6 tahun 2025 akan menguji pemahaman siswa dalam berbagai konsep dasar matematika, meliputi bilangan, geometri, pengukuran, dan pengolahan data.
A.Nomor
- Operasi Hitung Bilangan Bulat: Penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat (positif dan negatif). Siswa harus mampu menyelesaikan soal cerita yang melibatkan operasi hitung bilangan bulat. Contoh soal: Sebuah toko mengalami kerugian Rp 50.000 selama 3 hari berturut-turut. Berapa total kerugian toko tersebut?
- Operasi Hitung Bilangan Pecahan: Penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan pecahan (biasa, campuran, desimal, persen). Siswa harus mampu menyederhanakan pecahan dan mengubah bentuk pecahan. Contoh soal: Hitunglah hasil dari 1/2 + 1/4.
- Operasi Hitung Bilangan Desimal: Penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan desimal. Siswa harus mampu membulatkan bilangan desimal. Contoh soal: Hitunglah hasil dari 3,5 x 2,5.
- FPB dan KPK: Menentukan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua atau tiga bilangan. Siswa harus mampu menyelesaikan soal cerita yang melibatkan FPB dan KPK. Contoh soal: Lampu A menyala setiap 12 menit, dan lampu B menyala setiap 15 menit. Kapan kedua lampu akan menyala bersamaan lagi?
- Jumlah Pangkat dan Akar: Memahami konsep bilangan pangkat dua dan pangkat tiga serta akar pangkat dua. Contoh soal: Hitunglah hasil dari 52.
B. Surveyor
- Bangun Datar: Mengidentifikasi dan menghitung luas serta keliling bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, jajar genjang, trapesium, lingkaran). Siswa harus mampu menggunakan rumus luas dan keliling bangun datar. Contoh soal: Hitunglah luas persegi panjang dengan panjang 10 cm dan lebar 5 cm.
- Bangun Ruang: Mengidentifikasi dan menghitung volume bangun ruang (kubus, balok, prisma, tabung). Siswa harus mampu menggunakan rumus volume bangun ruang. Contoh soal: Hitunglah volume kubus dengan sisi 5 cm.
- Sifat-Sifat Bangun Datar dan Bangun Ruang: Memahami sifat-sifat bangun datar (jumlah

